Tuesday, January 17, 2012

SAITEI STORY

Current mood: Relax
Current song: Way Back into Love – Kyu Hyun, Dong Hae, Jessica, Taeyeon.

Kisah Saitei Story ini terjadi tahun lalu, sudah cukup lama tapi baru sempat dipost di blog.
3 September 2011 , ceritanya mau reunian bareng temen kampus. Ira n Ibul. Berhubung Ibul sekolah di Jepang dan tanggal 5-nya dia harus balik lagi ke Jepang, kita pengen kumpul-kumpul.
tempat tujuan: Mall Taman Anggrek, Jakarta
uuuuh padahal X_x aku paling gak sreg sama Jakarta.
Mind setku ttg Jakarta tidak terlalu bagus. Kuhitung-hitung, ke Jakarta pergi sendirian baru 3 kali seumur-umur. Ke Toko Buku di Matraman dan 2 kalinya training di Tebet. Fun tp deg-degan.
Rush hours… semua orang nampaknya selalu tergesa-gesa. X_x jalan yang macet, bunyi klakson, bis yg padat, teriakan kernet mikrolet yg berjalan ngebut, berhenti di tengah jalan, it’s a BIG NO for me.
Demi seorang Ibul yg langka penampakannya di Indonesia, dan Ira yang bela-belain dari Bandung untuk ketemu Ibul akhirnya aku berangkat juga ke MTA.
Tiba di MTA, aku rada cengo, janjian jam 1 siang, jam 11 udah datang.
gak ada niat belanja atau window shopping, arrrgh… aku tak suka Mall.
Satu-satunya tempat di sana yg barangnya bisa dan mau kubeli adalah : toko buku. Masuk ke toko buku.
Waiting for Ira sambil cari-cari buku oke.
And then gak lama Ira datang, my lovely frieeeeeeeeeeeend.





Ira makin cantik dan sekarang aku melihat minat tingginya pada BBC, National Geographic, dan Benda-benda Angkasa. Aaaah pintarnya, dia semakin memikirkan hal yg berbobot. Aku makin ke sini makin penuh kepalaku dengan hal-hal tidak penting X_x yang jelas menyita waktu.
We can change, but our friendship not :p tetep diriku yg rame dan lebai dan dia penenangku,,,,si kalem ira.
Berdua menunggu Ibul. Nongkrong di Mushola sambil makan brownies homemade special buat Ira chan.

Baiklah, ke-SAITEI-an pertama:
Menunggu lama. Ibul bilang 5 menit lagi datangnya, nyatanya 1 jam belum datang-datang.Keliling-keliling di supermarket cari makan. Akhirnya beli Udon Korea dan Ramen Korea.
Duduk lama di selasar sambil selca cuek. Ibul tetap tidak datang.
Akhirnya stlh jam-jam berlalu bertemu juga dengan Ibul. Shocking ….

Rambut coklat tipis dismooth, kacamata gaya *berasa liat fanboy 7Icon* dia datang bareng 1 orang temannya. Gak lama ketemu 2 orang cowok, aku dan Ira kira 2 orang cowok itu kenalan yg kebetulan ketemu di Mall…. aku ulangi, kebetulan. Ternyata, 2 orang cowok itu adalah murid Ibul dan kakak cowoknya dan memang janjian ketemuan.
Aku dan Ira berpandangan. 3 boys?? I thought just the three of us!!
OK, sudahlah bareng-bareng cowok, gak buruk kalo mereka temannya Ibul.
Kita semua naik ke tempat makan, we are hungry really.
Pas mesen tempat. Then suddenly I heard the words…..yg nunjukin tanda-tanda ke-SAITEI-an kedua:
“Mas, kita pesen tempat untuk 10 orang,”kata salah satu murid Ibul.
Aku memandang Ira dgn penuuuuuuuuuh arti. Mataku berkata pada Ira,” Masih ada lagi Ra!!!”
I start counting, aku, ibul,ira, 2 orang muridnya dan seorang kakak muridnya. 6 orang, dan katanya 10 orang berarti 4 orang lagi yg belum datang.
Arrrgh, pertemuan ini tdk seperti yg aku bayangkan. Dalam satu meja ada 2 kelompok yg gak bisa dipungkiri, gak bisa nge-blend.
Nggak lama ada cewek datang, another Ibul’s student. Dia datang bareng pacarnya, dan adik pacarnya.
Tanganku udah nyubit2 Ira….
“Reunian macam apaan ini? Temen kita bukan, temen Ibul juga bukan.”
Udah gak semangat dah. I just really want to go home.
6 tambah 3 jadi 9 orang, then terakhir 1 orang murid Ibul datang, lengkaplah10 orang. Kalo ditanya Awkward Moment Aku dan Ira adalah : harus reunian bareng murid temen, dan pacar murid temen, dan adik pacarnya muridnya temen.
Kurangkum aja cerita reuniannya, makan, ngobrol, pulang.
Aku berharap Ira Mutiara bisa menceritakan detail acara inti reunian 3 sept 2011 di blognya.
http://happyrainbow85.blogspot.com/
karena aku sama sekali lupa apa yg menjadi inti dari acara itu. Yang kuingat hanya un-blend us.

Sugu kaerimasu. Aku dan Ira.
Berjalan meninggalkan bangunan Mall yg cukup angkuh berdiri tegak menjulang. Kami menyeberang lewat jembatan penyeberangan, cukup sepi saat itu dan kami bertemu dengan Tuna Wisma yg duduk di sana. Kumal…Aku dan Ira melihat bangunan MTA yg tinggi menjulang, dan berpaling ke Tuna Wisma di jembatan penyeberangan, ironis.
Berangkat pakai Maya Sari, Kopaja …pulang ke Cibitung pake apa? Aku paksa Ira untuk tidak pulang ke Bandung hari itu, aku ingin dia menginap di kosanku di Cibitung. Maksa.com supaya ada temen. :p
Ada pepatah Malu bertanya sesat di jalan, tapi kalau kita bertanya tidak dapat jawaban benar, percuma saja bertanya.
Kita berangkat dari Slipi, mungkin kalau pulang juga lewat Slipi, kita naik angkutan jurusan Slipi, and turun di sana.
Oh oh oooh…. Kita lupa ya… ini kan Jakarta, bukan Bandung. Pulang pergi belum tentu pakai rute yg sama. X_x trus Slipi-Cibitung pakai apa ya??
Tanya tukang asongan pinggiran jalan, kami berpikir, biasanya tukang asongan tau jalan. Nihil mereka tidak tahu angkutan ke Cibitung apa.
Kami terus berjalan, bertemu seorang ibu, kami tanya lagi. Tetap tidak tahu.
Terus berjalan, lumayan jauh dan nggak ada yang bisa ditanya, benar-benar sore yg suram bagi kita berdua.
Duduk di halte bis, 2 gadis hilang nyang bingung mau tanya siapa.
“Sur, tanya si F aja.” Tiba-tiba Ira minta aku telepon F *kecengan aku . >_<.*
Arrghh… maluuuuuuuu
“Mending malu atau nyasar!?” kata Ira.
Maluuuuu ….. ttp tak menekan tombol telepon.
Hape Qwerty lowbatt, ganti hape pake hape jadul yg udah bocel2. Hadooooh…..apakah abis baterai termasuk saitei juga?
“Aku aja yg nelepon atuh!” kata Ira lagi ,…setengah gemes ama aku.
X_x iiiih….. another awkward moment. Nelepon kecengan nanyain jalan.
Akhirnya nelpon juga, dan oooooh SAITEI-nya teleponkuuuu….. speakernya rusak jadi suaranya super duper keciiiiiiiiiiiiiiiil banget. Mau si F ngomong apa juga aku gak bisa denger jelas.
Aku akhirnya Cuma bilang : “ iya, iya makasih….”
Ah entahlah, aku malu banget.
“Gimana Sur?” tanya Ira.
Aku menggeleng.
“Nggak tahu dia ngomong apa, nggak kedengaran.”
Merasa jadi orang dodol sedunia.
*iiih,,,,,mendadak senyum-senyum sendiri,inget suaranya…..arrrgh…. ini kan cerita Saitei bukan cerita luph-luphan….*


Lanjutkan perjalanan, mencari petunjuk jalan.
Tanya adik kelas, Risu. Pulang ke Cibitung pakai apa? Dia jelasin via BBM tp jelasin rute buat pulang ke Bandung. Nooo… we need Cibitung Route not Bandung. Dia rekomendasikan Mr. Romy, another kouhai. Romy jelasin lagi dia krg tahu jalannya, lalu Romy rekomendasikan Tyas, another kouhai. Booo….kita tanya jalan ke Cibitung sampai melibatkan banyak orang ginih.
Harapan muncul saat melihat Kantor Polisi !! Secercah harapan liat polisi jaga 2 orang.
Aku dan Ira masuk dan mendekat ke pos jaga.
“Permisi pak, mau tanya kalau ke Cibitung pakai apa?”
Polisi yg satu yg kuingat bernama Yosep langsung ngahuleung…..X_x aku lgsg mendeteksi ada tanda-tanda ke-SATEI-an. Yang satu lagi, *nggak tau namanya* balik tanya:
“Cibitung itu bukannya di Karawang?”
HAAAAAAH!!!’? Ini Polisi Geografinya dapat berapa??
“..bukan…”
“…..eeeh….Cibitung bukannya di Bekasi kan?”
Pak Yosef nyaranin ke Terminal Pulo Gadung atau kalau nggak ke Terminal Kp Rambutan.
Ya Allah,,,, kaga mau kaleee ke sono mah.
Temennya satu lagi masi ngotot, Cibitung itu di Bekasi.
“Kalau yang ke Bekasi, lewat di sini.”
Aku juga tahu kalau itu mah, X_x 2 kali lihat angkutan jurusan Bekasi. Tapi kan kita maunya ke Cibitung.
Kata Ira, mereka polisi saitei, kudu di training ulang.
Akhirnya hopeless. Kita naik yg jurusan Bekasi, biarlah nanti naik mobil lagi ke Cibitung. Daripada nggak pulang-pulang.
Finally, bisa meninggalkan Jakarta. Romy masi kirim sms, isinya kopian chat BBM-nya sama Tyas. Terharu sama adik-adik kelasku. We say thanks,explain that we are OK. Apalagi ternyata bis yg ditumpangi mau sampai ke pool-nya di Cibitung, jadi yaaa…. Tidak terlalu saitei lah.
Ternyata ke-SAITEI-an belum berakhir!!! Nyampe di kosanku yg mini, Ira shock…@_@kosan eike super duper mini kecil dan,….balatak hehehe….yah! dia harus bertahan semalam di kamarku. Gomen ne ira saaaaan XP
Oups ada lagi another SAITEI pas cari makan, berhubung masi liburan lebaran, mau berjauh2 ria nyari makan, gak ada satupun warung tenda yg buka, warteg pun tak ada ….hadoooh….akhirnya dinner dengan mie Indomie Soto. *ini cerita kami dengan Indomie, apa ceritamu?*
Minggu,….besoknya. ira pulang ke Bandung, aku ke Karawang *reunian lagi sama ibu hamil temen kerja dlu*
Seminggu pertama kerja ….masih dengan suasana Lebaran….
Aku mendapat kabar dari Ira….SMS+upload-an foto di facebook.
“Suriii!!! Mie ramen sea food yg kita beli teh mengandung Babi! Jangan dimakan.”
Ira bilang, its not a seafood udon, but see food (makanan buat dilihat aja, gak bisa dimakan)
X_____X ngooook


Next Plan : jalan-jalan sama ira tanpa SAITEI koto lagi!!










2 comments:

rainbow said...

wah... suri hebat.... udah pulang dari jakarta tuh... cape banget. keseringan baca jadi lupa nulis....tapi baca cerita ini... aku jadi sengar-sengir sendiri... inilah indahnya duka,,,
btw, cerita saitei kamu kurang... belum lengkap tanpa alfamart yang bahkan tak mampu aku langkahi lantainya yang dobol itu....

suri-tama said...

ira-chan....kkkkk
dewi mah lgsg bertandang ke Ke Mariska dan Aida, ibu-ibu hamil yg tahun ini menunggu kelahiran junior-juniornya...

eeeeh? iyah!!
INDOMART ra!,.. mana jauh pula.
@_@
kapan2 maen lagi, kosan udah pindah.
udah more bigger lah :)