Tuesday, January 17, 2012

SAITEI STORY

Current mood: Relax
Current song: Way Back into Love – Kyu Hyun, Dong Hae, Jessica, Taeyeon.

Kisah Saitei Story ini terjadi tahun lalu, sudah cukup lama tapi baru sempat dipost di blog.
3 September 2011 , ceritanya mau reunian bareng temen kampus. Ira n Ibul. Berhubung Ibul sekolah di Jepang dan tanggal 5-nya dia harus balik lagi ke Jepang, kita pengen kumpul-kumpul.
tempat tujuan: Mall Taman Anggrek, Jakarta
uuuuh padahal X_x aku paling gak sreg sama Jakarta.
Mind setku ttg Jakarta tidak terlalu bagus. Kuhitung-hitung, ke Jakarta pergi sendirian baru 3 kali seumur-umur. Ke Toko Buku di Matraman dan 2 kalinya training di Tebet. Fun tp deg-degan.
Rush hours… semua orang nampaknya selalu tergesa-gesa. X_x jalan yang macet, bunyi klakson, bis yg padat, teriakan kernet mikrolet yg berjalan ngebut, berhenti di tengah jalan, it’s a BIG NO for me.
Demi seorang Ibul yg langka penampakannya di Indonesia, dan Ira yang bela-belain dari Bandung untuk ketemu Ibul akhirnya aku berangkat juga ke MTA.
Tiba di MTA, aku rada cengo, janjian jam 1 siang, jam 11 udah datang.
gak ada niat belanja atau window shopping, arrrgh… aku tak suka Mall.
Satu-satunya tempat di sana yg barangnya bisa dan mau kubeli adalah : toko buku. Masuk ke toko buku.
Waiting for Ira sambil cari-cari buku oke.
And then gak lama Ira datang, my lovely frieeeeeeeeeeeend.





Ira makin cantik dan sekarang aku melihat minat tingginya pada BBC, National Geographic, dan Benda-benda Angkasa. Aaaah pintarnya, dia semakin memikirkan hal yg berbobot. Aku makin ke sini makin penuh kepalaku dengan hal-hal tidak penting X_x yang jelas menyita waktu.
We can change, but our friendship not :p tetep diriku yg rame dan lebai dan dia penenangku,,,,si kalem ira.
Berdua menunggu Ibul. Nongkrong di Mushola sambil makan brownies homemade special buat Ira chan.

Baiklah, ke-SAITEI-an pertama:
Menunggu lama. Ibul bilang 5 menit lagi datangnya, nyatanya 1 jam belum datang-datang.Keliling-keliling di supermarket cari makan. Akhirnya beli Udon Korea dan Ramen Korea.
Duduk lama di selasar sambil selca cuek. Ibul tetap tidak datang.
Akhirnya stlh jam-jam berlalu bertemu juga dengan Ibul. Shocking ….

Rambut coklat tipis dismooth, kacamata gaya *berasa liat fanboy 7Icon* dia datang bareng 1 orang temannya. Gak lama ketemu 2 orang cowok, aku dan Ira kira 2 orang cowok itu kenalan yg kebetulan ketemu di Mall…. aku ulangi, kebetulan. Ternyata, 2 orang cowok itu adalah murid Ibul dan kakak cowoknya dan memang janjian ketemuan.
Aku dan Ira berpandangan. 3 boys?? I thought just the three of us!!
OK, sudahlah bareng-bareng cowok, gak buruk kalo mereka temannya Ibul.
Kita semua naik ke tempat makan, we are hungry really.
Pas mesen tempat. Then suddenly I heard the words…..yg nunjukin tanda-tanda ke-SAITEI-an kedua:
“Mas, kita pesen tempat untuk 10 orang,”kata salah satu murid Ibul.
Aku memandang Ira dgn penuuuuuuuuuh arti. Mataku berkata pada Ira,” Masih ada lagi Ra!!!”
I start counting, aku, ibul,ira, 2 orang muridnya dan seorang kakak muridnya. 6 orang, dan katanya 10 orang berarti 4 orang lagi yg belum datang.
Arrrgh, pertemuan ini tdk seperti yg aku bayangkan. Dalam satu meja ada 2 kelompok yg gak bisa dipungkiri, gak bisa nge-blend.
Nggak lama ada cewek datang, another Ibul’s student. Dia datang bareng pacarnya, dan adik pacarnya.
Tanganku udah nyubit2 Ira….
“Reunian macam apaan ini? Temen kita bukan, temen Ibul juga bukan.”
Udah gak semangat dah. I just really want to go home.
6 tambah 3 jadi 9 orang, then terakhir 1 orang murid Ibul datang, lengkaplah10 orang. Kalo ditanya Awkward Moment Aku dan Ira adalah : harus reunian bareng murid temen, dan pacar murid temen, dan adik pacarnya muridnya temen.
Kurangkum aja cerita reuniannya, makan, ngobrol, pulang.
Aku berharap Ira Mutiara bisa menceritakan detail acara inti reunian 3 sept 2011 di blognya.
http://happyrainbow85.blogspot.com/
karena aku sama sekali lupa apa yg menjadi inti dari acara itu. Yang kuingat hanya un-blend us.

Sugu kaerimasu. Aku dan Ira.
Berjalan meninggalkan bangunan Mall yg cukup angkuh berdiri tegak menjulang. Kami menyeberang lewat jembatan penyeberangan, cukup sepi saat itu dan kami bertemu dengan Tuna Wisma yg duduk di sana. Kumal…Aku dan Ira melihat bangunan MTA yg tinggi menjulang, dan berpaling ke Tuna Wisma di jembatan penyeberangan, ironis.
Berangkat pakai Maya Sari, Kopaja …pulang ke Cibitung pake apa? Aku paksa Ira untuk tidak pulang ke Bandung hari itu, aku ingin dia menginap di kosanku di Cibitung. Maksa.com supaya ada temen. :p
Ada pepatah Malu bertanya sesat di jalan, tapi kalau kita bertanya tidak dapat jawaban benar, percuma saja bertanya.
Kita berangkat dari Slipi, mungkin kalau pulang juga lewat Slipi, kita naik angkutan jurusan Slipi, and turun di sana.
Oh oh oooh…. Kita lupa ya… ini kan Jakarta, bukan Bandung. Pulang pergi belum tentu pakai rute yg sama. X_x trus Slipi-Cibitung pakai apa ya??
Tanya tukang asongan pinggiran jalan, kami berpikir, biasanya tukang asongan tau jalan. Nihil mereka tidak tahu angkutan ke Cibitung apa.
Kami terus berjalan, bertemu seorang ibu, kami tanya lagi. Tetap tidak tahu.
Terus berjalan, lumayan jauh dan nggak ada yang bisa ditanya, benar-benar sore yg suram bagi kita berdua.
Duduk di halte bis, 2 gadis hilang nyang bingung mau tanya siapa.
“Sur, tanya si F aja.” Tiba-tiba Ira minta aku telepon F *kecengan aku . >_<.*
Arrghh… maluuuuuuuu
“Mending malu atau nyasar!?” kata Ira.
Maluuuuu ….. ttp tak menekan tombol telepon.
Hape Qwerty lowbatt, ganti hape pake hape jadul yg udah bocel2. Hadooooh…..apakah abis baterai termasuk saitei juga?
“Aku aja yg nelepon atuh!” kata Ira lagi ,…setengah gemes ama aku.
X_x iiiih….. another awkward moment. Nelepon kecengan nanyain jalan.
Akhirnya nelpon juga, dan oooooh SAITEI-nya teleponkuuuu….. speakernya rusak jadi suaranya super duper keciiiiiiiiiiiiiiiil banget. Mau si F ngomong apa juga aku gak bisa denger jelas.
Aku akhirnya Cuma bilang : “ iya, iya makasih….”
Ah entahlah, aku malu banget.
“Gimana Sur?” tanya Ira.
Aku menggeleng.
“Nggak tahu dia ngomong apa, nggak kedengaran.”
Merasa jadi orang dodol sedunia.
*iiih,,,,,mendadak senyum-senyum sendiri,inget suaranya…..arrrgh…. ini kan cerita Saitei bukan cerita luph-luphan….*


Lanjutkan perjalanan, mencari petunjuk jalan.
Tanya adik kelas, Risu. Pulang ke Cibitung pakai apa? Dia jelasin via BBM tp jelasin rute buat pulang ke Bandung. Nooo… we need Cibitung Route not Bandung. Dia rekomendasikan Mr. Romy, another kouhai. Romy jelasin lagi dia krg tahu jalannya, lalu Romy rekomendasikan Tyas, another kouhai. Booo….kita tanya jalan ke Cibitung sampai melibatkan banyak orang ginih.
Harapan muncul saat melihat Kantor Polisi !! Secercah harapan liat polisi jaga 2 orang.
Aku dan Ira masuk dan mendekat ke pos jaga.
“Permisi pak, mau tanya kalau ke Cibitung pakai apa?”
Polisi yg satu yg kuingat bernama Yosep langsung ngahuleung…..X_x aku lgsg mendeteksi ada tanda-tanda ke-SATEI-an. Yang satu lagi, *nggak tau namanya* balik tanya:
“Cibitung itu bukannya di Karawang?”
HAAAAAAH!!!’? Ini Polisi Geografinya dapat berapa??
“..bukan…”
“…..eeeh….Cibitung bukannya di Bekasi kan?”
Pak Yosef nyaranin ke Terminal Pulo Gadung atau kalau nggak ke Terminal Kp Rambutan.
Ya Allah,,,, kaga mau kaleee ke sono mah.
Temennya satu lagi masi ngotot, Cibitung itu di Bekasi.
“Kalau yang ke Bekasi, lewat di sini.”
Aku juga tahu kalau itu mah, X_x 2 kali lihat angkutan jurusan Bekasi. Tapi kan kita maunya ke Cibitung.
Kata Ira, mereka polisi saitei, kudu di training ulang.
Akhirnya hopeless. Kita naik yg jurusan Bekasi, biarlah nanti naik mobil lagi ke Cibitung. Daripada nggak pulang-pulang.
Finally, bisa meninggalkan Jakarta. Romy masi kirim sms, isinya kopian chat BBM-nya sama Tyas. Terharu sama adik-adik kelasku. We say thanks,explain that we are OK. Apalagi ternyata bis yg ditumpangi mau sampai ke pool-nya di Cibitung, jadi yaaa…. Tidak terlalu saitei lah.
Ternyata ke-SAITEI-an belum berakhir!!! Nyampe di kosanku yg mini, Ira shock…@_@kosan eike super duper mini kecil dan,….balatak hehehe….yah! dia harus bertahan semalam di kamarku. Gomen ne ira saaaaan XP
Oups ada lagi another SAITEI pas cari makan, berhubung masi liburan lebaran, mau berjauh2 ria nyari makan, gak ada satupun warung tenda yg buka, warteg pun tak ada ….hadoooh….akhirnya dinner dengan mie Indomie Soto. *ini cerita kami dengan Indomie, apa ceritamu?*
Minggu,….besoknya. ira pulang ke Bandung, aku ke Karawang *reunian lagi sama ibu hamil temen kerja dlu*
Seminggu pertama kerja ….masih dengan suasana Lebaran….
Aku mendapat kabar dari Ira….SMS+upload-an foto di facebook.
“Suriii!!! Mie ramen sea food yg kita beli teh mengandung Babi! Jangan dimakan.”
Ira bilang, its not a seafood udon, but see food (makanan buat dilihat aja, gak bisa dimakan)
X_____X ngooook


Next Plan : jalan-jalan sama ira tanpa SAITEI koto lagi!!










Tuesday, July 5, 2011

Sampai Ke Angkasa Pura Kau Kukejar!

Current Song: Youth Sweet Beautifulà Ryutarou Makino

Current Mood: Brain Full of lot of stuff and things!

Aku ingin menikmati libur, lepas dari yg namanya “kantor” dan amnesia dari 1 Juli 2011.

1 Juli 2011, huuuaaaa kalo inget rasanya ingin mengubur diri.

Di kantor ada 4 orang tamu dari Jepang, setting mesin 10 hari. Cuma setting 10 hari tapi ngurus dokumen ini itunya bikin ribet @_@ dari mulai izin tinggal, izin kerja, visa kerja. Hadoooh….

Karena kerjaan mau gimana lagi.

Tgl. 19 Juni datang ke Indonesia, tgl .1 Juli, akhirnya tiba…. Mereka berempat pulang ke Jepang.

Dari 4 tamu ternyata ada satu yg pulang duluan, yg paling cakep #yaaah lumayan lah dibanding yang ketiga orang lainnya ^^. 3 orang pulang jam 9 malam, satu lagi si cakep E-san ganti tujuan ke Thailand, berangkat jam 10 karena pesawat berangkat jam 2 siang.

OK. Berangkat……beresss…..

Jam 11.30 menjelang makan siang, tiba-tiba staff Jepang di kantor dapat telepon dari E-san, katanya dia ditahan imigrasi gak bisa ke luar negeri, GARA-GARA GAK BAWA KITAS!!

Ya Ampuun….KITAS nya tadi pagi aku minta balikin ke aku. #nah itu adalah salah satu kdodolanku

Harusnya di bawa KITAS, terus dikembalikan ke Imigrasi pas di Bandara, atau dia bawa pulang. Intinya dia harus bawa KITAS.

Aku lemes….@_@ sampai gak punya tenaga untuk panik.

Bagaimana ini ? dari kantor ke bandara Soekarno Hatta, kurang lebih butuh waktu 3jam…#dihitung termasuk macet. Jam 1 harus udah nyampe bandara, dan aku berangkat jam 12!!!

Bareng driver kantor, bawa dokumen langsung cabut ke bandara.

“Pak! Bandara, gak pake lama, pake ngebut ya!”

Sepanjang jalan tol, driver bawa mobil super ngebut, lewat bahu jalan pula. Apapun lah, yg penting nyampe. Selama perjalanan, manajerku telepon, staff jepang telpon, dan E-san pun telepon.

Oh …oh…oh…oh….

Mau panik nggak bisa, bingung yang ada. Diem sambil berpikir: hadooooh tamat riwayatku.

Sempat terbersit untuk resign. #karena aku nganggap ini kesalahan besar dan fatal.

Tiap lewat gerbang tol, aku lirik ke driver sebelah, masih ada lagi kah?

“Masih jauh bu, Ancol belum, nanti baru Cengkareng.”

Udah gak sabar, rasanya pengen naik mobil di novel Harry Potter, bisa terbang, loncat tinggi langsung nyampe ke bandara. Tapi gak mungkiiiin….. Avanza gak didesain buat loncat dan terbang. #makin sedih

Berharap hujan gedeeeee banget supaya delay.

Tapi kata Mbak di SQ yg ditelepon, SQ itu on time….#hadooooh…kenapa nggak naik Garuda? Kan delaynya bisa 1 jam tuh! @_@

E-san telpon lagi telepon lagi, tanya posisiku ada di mana. Oh oh oh! gak bisa nikmatin suara mantepnya di saat galau dan bingung seperti itu.

Waktu mobil masuk tol cengkareng, sedikit….sedikiiiit banget ada rasa lega. Masuk gerbang Bandara Soekarno Hatta, lumayan lega…..tapi langsung nyesek lagi pas liat deretan mobil menuju bandara. Macet padat hampir tak bergerak.

Bisa sejam nyampe terminal 2D

Aku melirik driver di sebelah. Sudah jam 13.30…. orang maskapai SQ yg aku telepon bilang limit timenya sampai jam 13.30. Oh oh oooh….

“Pak! Aku turun di sini. Naik ojek, kalau nggak ada aku nebeng motor yang lewat aja deh.”

Driver meminggirkan mobil, manggil tukang ojek, dan…..cabuuuut!

Adrenalin ….adrenaliiin…..

Naik ojek dengan pesan: “Bang! Ngebut ya!”

Sekali lagi pundak si Abang tukang ojek ditepuk,: “Bang, bisa nyelip-nyelip nggak?”

Untung tukang ojeknya lihai, nyelip-nyelip di antara mobil-mobil. #aksi nekat aku yg pertama.

Sampai di terminal D, departure. Loncat dari ojek, tanpa bayar!!! #kedodolanku yang kedua. Karena saking buru-burunya nggak sempet buat buka dompet *lebay*

“Bang!Darurat, nanti saya balik lagi, saya bayar, tolong tunggu di sini.”

Aku lari masuk, naik lift ke atas…..dan taraaaa!! Gak bisa masuk ke departure tanpa boarding pass.

Penjaga pintu masuk berdiri dengan seragam abu-abunya…..yg dari tampang brondongnya pasti usianya beberapa tahun di bawahku. Aksi nekat kedua setelah ngebut pake ojek.

Begging begging ke penjaga pintu masuk .

“Pak! Boleh gak saya masuk, ada orang Jepang di dalam KITASnya ketinggalan.”

“Nggak bisa mbak.”

“Pleaseeee, pleaseeee.….” kalau diinget-inget, ngapain aku pake kata pleaseee dan bukan pake kata tolong??…..

“Dia nggak bisa pergi ke Thailand tanpa KITAS ini….”

Aku ngacungin KITAS E-san.

Petugas penjaga ambil KITAS E-san lalu ngasi KITAS itu ke temennya.

Gak lama, aku diperbolehkan masuk.

apakah orang-orang di Bandara ngeliatin aku pas aku memohon-mohon untuk masuk?

Sama sekali gak kepikiran, yg ada di otak aku : HARUS MASUK!

Lewat security control.

Keluar,….. E-san sudah nunggu, pas nerima KITAS, bilang thanks dan…..dia LARI!! Benar-benar lari ke bagian imigrasi yg letaknya agak jauh dari loket maskapai SQ.

Aku cengo sebentar.

Mikir,KITAS sudah di tangan E-san…. Nah sekarang, apakah tugasku selesai? Apakah aku sudah boleh pulang?

Tapi untuk memastikan, aman atau tidak , aku ke jalan ke imigrasi, pas di pintu masuknya, bapak-bapak gendut berkumis dengan seragam dinas kantor imigrasi mendelik ke arahku.

“Mau apa?”

Aku dengan tampang datar menyahut.

“itu pak! Mau cek orang Jepang di sana, dia bisa lewat atau nggak.”

Petugas imigrasi mandang aku dan mungkin menganggap aku orang kurang kerjaan.

Berdiri memandang E-san dari kejauhan, dia ngantri di antara deretan orang-orang asing yg mau meninggalkan Indonesia.

E-san terlihat menerima telepon, aku acungkan tangan, apakah OK atau tidak.

Dan ,….E-san keluar dari antrian dan mendekati…

Eeeh? Aku kan tanya OK, bukan manggil. Ngapain keluar antrian? Makin lama dooong!! Aku mulai heran bingung nggak jelas.

E-san bilang, “Ticketnya dicancel.”

Satu kalimat yang bikin aku tercengoooo cengoooo cengooo dan cengoooo

“Ya, sekarang saya mau ambil barang dari bagasi. “

Dia berjalan meninggalkan bagian imigrasi, aku mengiringi di samping E-san.

Berbicara sendiri: “Sia-sia aja dong aku ke sini….”

Lemes lagi.

Ngebut pake Avanza dari Cibitung, naik ojek ngebut ke Gate D, memohon-mohon di pintu masuk ke petugas penjaga, demi sebuah ticket yg dicancel!!

Akhirnya menunggu barang E-san di bagasi, sekitar 30 menitan mungkin *???*

Cancel bagasi di saat-saat terakhir, entah apakah aku membuat SQ delay karena harus cari-cari barang E-san di bagasi? Kayanya nggak…SQ kan ON TIME…

*tapi nggak kebayang, SQ delay gara-gara ada penumpang yg cancel barang di saat-saat mepet.

E-san yg cakep, akhirnya bisa berduaan ama dia hehehehe. Tapi di saat yg tidak tepat.

Boro-boro menikmati…yang ada mulai panik karena diteleponin sama Manajerku.

“Kelar ambil barang, langsung check in hotel di dalam bandara,” begitu katanya karena E-san jadi berangkat ke Thailand besok paginya.

Check in ke Jakarta Airport Hotel, E-san harus menguras seluruh rupiah yg tersisa di dompetnya,

Duh kasian banget, uangnya tinggal yen semua.

Setelah simpan barangdi kamarnya , E-san dan aku turun ke bawah.

Sampai di bawah,

Ya, mungkin ini saatnya kita berpisah.

“E-san, hoka no wa arimasuka? “tanyaku.

(ada yang lain?)

Tapi entah kenapa dia nangkepnya

“E-san, okane wa arimasuka?”

(punya uang?)

Karena dia menjawab:

‘Nanti saya tukar uang saya sendiri.”

Yah….akhirnya aku cuma bisa mengucap SUMIMASEN berkali-kali, dan MOUSHIWAKEGOZAIMASEN.

Benar-benar malu sama si cakep @_@

Walaupun E-san bilang tidak apa-apa, tapi tetap ….rasanya nggak enak.

Berpisah di depan pintu masuk Jakarta Airport Hotel,

Aku berjalan ke pintu keluar.

Keluar gate D, dan …….hei!tukang ojek!!!!

Dia masih berdiri di seberang terminal D menunggu selama sejam lebih. Oh oh ooooh! Kejamnya diriku.

Udah nunggu, aku malah nawar lagi hehehehe…..

Dia minta 30rb, aku tawar 20rb,

Tamat-tamatnya 27rb. ^^ #kedodolanku yg ketiga *tiga? Kayanya lebih deh*

Transaksi selesai dengan tukang ojek.

Balik ke Gate D atas, tunggu driver kantor.

Pengen pipis ditahan, perut lapar karena gak makan siang ditahan.

Di kepalaku hanya satu: Pulang!

Malamnya dapat SMS dari E-san, dia bilang ,”mungkin besok sekitar jam 4 saya akan menelepon. “

Tgl 2 Juli 2011 jam 3 dini hari aku bangun, nungguin dia telepon, sampai jam 3.48 aku telepon E-san

Dia bilang: “Shukkoku ga mou dekimashita. Ima hikouki ni hairu.”

“Yokatta.Have a nice trip.”

Simpan telepon, tarik selimut….tidur lagi.

Wednesday, June 15, 2011

//ALAY//

current mood: unwell feeling, undefined jealousy
current song: i need you - westlife *kesurupan apaan sampe bisa mood dengerin lagu ini*

cuy! bwete beudh.
malay....
plends....menz yuks!

kata-kata di atas adalah kata-kata terlarang yang paling aku gak suka.
udah musingin kepala pas baca, kerung-kerung

satu kata untuk yang nulis kata-kata itu: ALAY !!!

Alay....sekarang sering banget denger istilah itu,
pertama kali denger istilah itu dari temennku, awalnya kukira Alay itu artinya kampungan,
tapi ternyata Alay tuh punya banyak arti: Anak layangan, anak lebay, anak layu,
ah entahlah dengan artinya,,,, yang aku tahu, anak alay kelakuannya bikin mata perih X_X tulisan sms-nya, gayanya..... omongannya, noraaaaaak!!!

Kesel!! liat tulisan-tulisan alay,,,,
gak akan jadi masalah kalau tulisannya bukan buat aku.
tapi ya ampun!
kirim sms berkali-kali...isinya susah untuk bisa diproses oleh otakku
kirim sms ke dengan bahasa disingkat nggak jelas.
ditambahin gak pake kata-kata umum.
darah tinggi jadinya...

maaf jadi muuph....
sory jadi cory atau cry....
gw jadi ua, ue atau w..
lu jadi u...lw loe

hohohoho.... otakku gak nyampe deh buat ngolah tulisan itu.

yang paling bikin enek kalo udah pasang nama digabung sama nama pacar atau orang yang disayangnya.

misal: surisaiianxwilliamlutthuslalu

ilfiiil!!!

aku sering berantem sama orang gara2 sms alay
gara-gara aku terlalu jujur bilang "hei! lu anak alay!ngerusak bahasa...."
dan tamatnya aku disebut gak gaul karena gak tahu bahasa anak jaman sekarang.

kalau yang disebut kaya gitu,.... aku bersyukur bukan jadi anak gaul.

Pengen buka kursus gratis Berbahasa Indonesia Yang Baik dan Benar khusus buat anak Alay,
masi mending bahasa bencong deh....
Ciri2:
- Rambut Polem (Poni Lempar)
- Celana mode Hipster
- Kolor Boxer kemana-mana
- Pipa Celana <10cm
- Kaos distro pinggir jalan
- Fashion color gak jauh2 dari warna hitam
- Belt kulit imitasi ber-buckle dan spike
- Jaket hoodie
dsb....


para alayers....
buktikan kalau anak alay juga gak cuma bisa gaya doang
bukan cuma nongkrong pinggir jalan pake kemeja kotak-kotak warna genjreng,
berdiri paling depan dengan joged aneh di acara live music.

sunatan massal by Alay Community misalnya,
seribu buku by Alay Community
Go Green by Alay Community misalnya....

"cing aya mangpaatna atuh gagayaan teh lah!!"

credit from : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2638789




Saturday, November 13, 2010

-Demam Korea- jadi Kasihan Anak Kecil Zaman Sekarang

current mood:ready to face the world today
current song:Love in the Ice - Dong Bang Shin Ki

Korea Fever


Mulai bulan lalu aku jadi pelanggan majalah favoritku zaman dulu.
Majalah Bobo!
Hehehe,,,
Terakhir kali beli Majalah Bobo, waktu jaman kuliah, 5 tahun yang lalu….

Uuh,,,,edisi tanggal 4 November 2010,
Profile Orang yang terkenal yang dibahas : Shinee!!!
Haaaa?!!? Gak salah tuh!?
Shinee???

Bener aja, pas kubuka halaman 12, judulna: IDOLA BARU DARI KOREA…

Ah, atuh!
itu kan majalah Bobo kesukaanku dari kecil,
naha jadi aya Boy Band Boy Band-nya?
Aku juga suka Boy Band, tapi,,,,,
Emang bener-bener demam Korea merajalela di Indonesia…
Dari anak kecil sampai yang gede-gede.

Kayanya anak kecil juga nggak bakal suka yang begituan andai saja artis anak-anak banyak.
*eh, tapi kan sekarang ada Idola Cilik,,,, pada ke mana mereka ya?*
Mereka gak mungkin ngelirik grup band cowok-cowok dewasa yang nyanyinya :”…sarang hae yo…”


Ada surat pembaca Majalah Bobo edisi 4 nov 2010
“ Hya Bo!Tolong profilkan GIRLS GENERATION ya!......”
Trus yg makin gubrak yang di bawahnya :
“ ……bagaimana kalau profile tentang Lee Min Ho (bener gak nulisnya?) di Boys Before Flower (BBF). Dan tolong bonusin posternya, ya…..”
Hadooooooooooh,,,,

Trus baca surat pembaca edisi 11 nov 2010
Ada yang minta Super Junior,,,,
Whoalaaaah!!

Ayolah!!~
Jangan beri anak-anak lagu2 cinta en sarang hae yo!
Belum waktunya,,,

Sekarang jarang banget ada acara musik anak-anak,,,
Jaman dulu pas aku kecil perasaan buanyak banget.
Dari duet, trio, kuartet, amper berlimo,,,

And I miss that time,,,




Sunday, May 23, 2010

炊き込みご飯






炊き込みご飯

ムード:おなかがすいたちゃった
BMG :Shine - 東方神起


一番大好きな食べ物は炊き込みご飯だ!

下宿に住むってなかなか苦しいです。
一人で、自分で料理して、自分で洗濯をして、自分で掃除します。
自分で・・・・X_X

最近よくインスタントノードル・spaghetti・ライスノードルを食べたから、
胃が痛くなってしまった。お医者さんによって、『そば・インスタントノードルをやめてください』

また、大好きな料理を戻します。
炊き込みご飯^^

魚・海老・

サラダーサラダーサラダ

Tuesday, August 25, 2009

My Desk ^^

current mood : excited with ISO

current song : Beautiful Days by Arashi



I am in good mood at office ^^

a lot of work to do,...but its fun ^^



My table in my last office.


( I miss them ^^ )



My table in my new office.


(still I LOVE 5S ^^ )

Monday, August 24, 2009

TOHOSHINKI FROM NARA

Current Mood : Happy
Current Song : Beautiful Days – Arashi


August it’s full of joy.





In the beginning of August, I got present from my Blog’s friend.
She lived in Nara of Japan. She loved TVXQ , especially Xiah.
And me,….still in love with Hero ^^
TVXQ has never come to Indonesia.
I want they visit Indonesia, not just go traveling to Bali.
But, have a concert in Indonesia.
The nearest is in Malaysia.
But I haven’t chance to go to Malaysia.

Then Yuka san,
With so kindly sent me goodies from Secret Code of TVXQ in Japan.
I got handkerchief, photograph of HERO, and sticker, so cuuuuuuuuute I am so happy to receive it.

The new secretary from my last office is a TVXQ lover too.
She becomes friend of mine now because she loves TVXQ.
She like u-Know.
I feel so “rich” and I don’t want to keep alone the goodies from Yuka alone.
Doubled happiness with share ^^

I share it with that New Secretary.

Lot of blasts on August ^^